Archive for August, 2005

ngaco deh..

Wednesday, August 31st, 2005

kacaaauuuuuu……………
flashdisk ku ga bisa dibuk, padahal ada data penting didalamnya, apa ya password nya, napa jg dulu pake di partisi sgala kl skrg malah lupa lw nya…..
gubraaakkk !!!!

ketangkep loe…

Saturday, August 27th, 2005

Worm Zotob baru-baru ini menyebar di ratusan komputer, menyebabkan
komputer mati-hidup. Kini, FBI telah menahan dua orang yang diyakini
menjadi dalang penyebaran worm pengganggu itu.

Kedua orang tersebut diketahui berkewarganegaraan Maroko dan Turki.
Keduanya ditahan setelah Microsoft melakukan pelacakan di internet dan
menyerahkan temuannya ke biro investigasi Federal (Federal Bureau of
Investigation/FBI).

Petugas penyidik yakin Atilla Ekici, 21, warga Turki, menyebarkan Zotob
di internet setelah membayar Farid Essebar, 18, warga negara Morocco,
untuk menulis worm tersebut.

Zotob menyebabkan komputer mati, di
lebih dari 100 perusahaan. Sejumlah perusahaan besar termasuk
perusahaan media seperti CNN, The New York Times dan Financial Times,
tercatat menjadi korban worm ini.

Zotob diketahui membawa serta back-door tojan, yang memungkinkan hacker untuk mengambil alih komputer terinfeksi.

Sampai saat ini, menurut petugas penyidik, belum ada pihak yang
terungkap menjadi korban pencurian identitas atau penipuan perbankan.

Brad Smith, konsulat jenderal dari Microsoft mengatakan, hacker-hacker yang menyertakan back-door tojan, biasanya ingin mengalihkan perhatian agar kecuriaan tidak tertuju  padanya.

"Mereka jelas gagal mengambil alih komputer orang lain, karena worm ini
bertujuan mematikan komputer, sehingga aksinya bisa dibilang tidak
terlalu sukses," kata Smith. "Siapa pun yang menyebarkan worm ini,
teknologinya kurang sempurna," imbuhnya.

Pihak FBI mengatakan, kedua orang yang ditangkap di kampung halaman
mereka, juga diyakini terlibat dalam penyebaran dua worm sebelumnya.
Kedua orang ini diduga bekerja sama via internet, penyidik masih belum
yakin apakah mereka pernah bertemu muka.

Belum ada bukti bahwa keduanya bekerja sama dengan sebuah organisasi
besar, ungkap FBI. Spekulasi tentang keterlibatan mereka dalam serangan
MyDoom tahun lalu, juga belum dikonfirmasikan FBI.

Kedua pelaku bisa jadi dihukum atas tuduhan melanggar perlindungan
konsumen. FBI tidak membeberkan kerugian moneter akibat Zotob, dengan
alasan hal itu masih terlalu awal untuk dihitung.

phisher

Saturday, August 27th, 2005

Situs lelang terkenal e-Bay nampaknya harus segera memperbaiki sistem otentifikasi websitenya setelah diketahui bahwa phisher dapat menipu anggota e-Bay untuk mendapatkan informasi dan data mereka.

Kelemahan yang lumayan berbahaya ini pertama kali dilaporkan oleh sebuah badan antiphising
Inggris Netcraft. Modus operandinya tergolong canggih dan sangat
menjebak. Pertama yang dilakukan para phisher ini adalah mengirim email
yang mengharuskan para pengguna e-Bay melakukan update terhadap data mereka.

Sekilas memang e-mail tersebut terlihat normal, dan hebatnya,
pelanggan benar-benar dibawa ke situs asli e-Bay untuk melakukan login
disana yakni signin.ebay.com. Lalu apa masalahnya? Ternyata link yang diberikan pada email tadi memiliki sebuah parameter rahasia yang membawa pengguna ke halaman phishing lewat sebuah host open relay di servlet.ebay.com tepat setelah memasukkan username dan password serta menekan tombol "Sign In Securely".

Data rahasia milik pengguna e-Bay yang telah berpindah tangan ini kemungkinan akan digunakan oleh phisher tadi untuk membajak account pengguna atau bahkan membuat lelang palsu.

Netcraft sendiri mengetahui informasi ini dari seorang pengguna yang memiliki "antiphising toolbar" di komputernya sehingga serangan ini dapat digagalkan dan melaporkan kelemahan ini ke e-Bay minggu lalu.

Ini bukan kali pertama serangan atau penipuan terjadi kepada
pelanggan e-Bay. Bulan Maret lalu ditemukan kasus serupa dengan modus
yang mirip. Hanya saja waktu itu website yang digunakan untuk
mengelabui pengguna dibuat mirip dengan halaman resmi milik e-Bay.
Namun serangan terakhir ini diperkirakan Netcraft lebih efektif
dibanding metode terdahulu.

"Saya yakin serangan kali ini jauh lebih serius karena lebih
meyakinkan," kata Paul Mutton dari Netcraft. "Ini merupakan sesuatu
yang harus diperbaiki e-Bay dengan menggunakan metode pemrograman yang
lebih ketat," tambahnya.

Satu hal yang harus menjadi perhatian adalah jangan pernah
mempercayai langsung apa yang dikirim melalui email maupun media lain
seperti messenger jika ada undangan atau pemberitahuan tentang update data. Pengguna juga diminta mempergunakan aplikasi tambahan untuk mencegah serangan phising yang saat ini mulai berkembang

Anti spyware Trend Micro

Saturday, August 27th, 2005

Trend Micro meluncurkan empat solusi Anti-Spyware terbaru
yang mampu mendeteksi dan menghapus spyware dari komputer. Keempat
solusi tersebut adalah Trend Micro Anti-Spyware untuk usaha kecil dan
menengah (UKM), Trend Micro PC-Cillin Anti-Spyware, Trend Micro
OfficeScan (OCSE) 7.0, dan Trend Micro InterScan Web Security Suite
2.5. Produk-produk Anti-Spyware tersebut adalah buatan InterMute Inc.
yang diakuisisi Trend Micro pada Mei 2005.

Trend Micro mengklasifikasikan spyware sebagai sebuah program yang
memonitor dan mengumpulkan informasi pengguna untuk berbagai tujuan.
Program spyware biasanya beroperasi di balik layar sehingga tidak
terlihat oleh pengguna komputer.

Padahal, tanpa terasa spyware yang ter-install dalam
komputer melakukan penyusupan dan mengirimkan data-data yang tersimpan
dalam komputer melalui jaringan internet atau menggunakan sumber daya
komputer untuk keperluan mereka.

Dengan demikian, spyware dapat menyebabkan degradasi menyeluruh baik
pada kinerja komputer maupun koneksi jaringan. Banyak pengguna komputer
dan internet yang secara tidak sengaja setuju meng-install program spyware ketika mereka menyetujui End user License Agreement
(EULA) yang ditawarkan sebuah situs web atau aplikasi. Spyware yang
tersimpan dalam komputer sulit dideteksi sehingga juga sulit diberantas
kecuali dengan solusi yang benar-benar mengenali perilaku spyware.

"Spyware menyedot sumber daya perusahaan, menghambat produktivitas,
dan mencuri informasi para pelanggan dan bisnis. Dengan solusi ini,
Trend Micro menunjukkan komitmennya untuk memberikan solusi yang
melindungi aset digital untuk memastikan kelancaran bisnisnya," kata
Wong Joon Hoong, Country Manager Trend Micro untuk wilayah Malaysia, Brunei, dan Indonesia.

Selain memberikan solusi otomatis, pengguna tidak perlu melakukan
pengaturan yang rumit, Anti-spyware yang dikembangkan Trend Micro
didesain agar dapat beroperasi secara berdampingan dengan berbagai
software antivirus lainnya. Sehingga solusi dari Trend Micro dapat
melengkapi solusi anti virus yang telah dipakai oleh pengguna.

Trend Micro juga akan terus memperbaiki kualitas softwarenya secara
terus menerus untuk mengatasi spyware-spyware baru sehingga pengguna
solusi juga aman dari ancaman di masa mendatang. Berbeda dengan
solusi anti-spyware berupa freeware atau shareware, meskipun gratis biasanya tidak terlalu memperhatikan kesinambungan software buatannya. 

Vista Nehh.. mau virus gak??

Friday, August 19th, 2005

Virus yang diisukan tengah memasang target pada Windows Vista belum bisa dianggap sebagai ancaman. Monad, tempat virus itu konon akan menyerang, pun belum tentu disertakan bersama Microsoft Windows Vista. Tapi bukan berarti tak ada ancaman, tetap waspada!

Vnunet melansir bahwa virus pertama untuk Windows Vista sudah ditemukan. Namun virus itu dibuat untuk Monad, command shell yang dirancang untuk Vista tapi belum pasti akan digunakan.

Disinyalir Monad mungkin tidak akan dikapalkan bersama sistem operasi generasi setelah Windows XP itu. Bahkan, kemungkinan Monad bukan menjadi bagian sistem operasi Microsoft yang lain sampai tahun 2009.

Virus proof of concept yang ditemukan itu bernama Danom. Disinyalir variasi Danom ada lima dan akan menulari, mengedit atau membuat file bertajuk .msh, .bat, dan .cmd.

Pihak pertama yang melaporkan munculnya Virus Vista adalah perusahaan software keamanan F-Secure. Saat itu, mereka juga mengakui bahwa virus ini nantinya tidak akan menjadi masalah besar.

Tahun lalu periset Eric Chein, dari Symantec, mewanti-wanti akan adanya virus yang menyerang Shell Microsoft. “Meski Shell Microsoft masih dalam perkembangan, versi yang ada sekarang sudah membuka pintu untuk masuknya berbagai jenis serangan. Termasuk virus yang menginfeksi file,” Chein mengatakan.

Microsoft juga menyangkal laporan bahwa Danom adalah virus Windows Vista pertama. “Virus ini tidak akan mempengaruhi Windows Vista atau versi Windows lain jika ‘Monad’ tidak diinstall di sistem,” ujar seorang juru bicara keamanan dari Microsoft kepada Mary Jo Foley dari Microsoft Watch.

Sampai saat ini Microsoft belum menjelaskan bagaimana Monad akan disertakan pada Windows Vista. Microsoft juga menjelaskan bahwa virus tersebut tidak akan mengeksploitasi keringkihan apa pun. Karena virus itu terlebih dulu harus dipasang dan dieksekusi sebelum bisa menulari sistim.

“Fakta bahwa Microsoft Command Shell digunakan sebagai alat eksekusi penyebaran virus masih belum jelas, bahkan virus ini tidak mengeksploitasi keringkihan apapun di Monad,” bantah Lee Holmes pengembang Monad

Perangggggggggggg !!!!!!

Friday, August 19th, 2005

Trend Micro telah mengumumkan bahwa pihaknya berhasil mendeteksi enam worm anyar berjenis ‘BOT’. Lebih dari itu, salah seorang senior antivirus-nya pun mengungkapkan adanya persaingan antar pembuat worm terkait. Hiii…

Konsultan Senior Antivirus Trend Micro, Jamz Yaneza mengatakan, telah terjadi persaingan antara beberapa pembuat worm BOT.

"Keenam worm diciptakan dengan motif ketamakan. Ada unsur profit dibalik penyebaran worm tersebut. Adalah lumrah jika kita temukan ada satu worm BOT yang berusaha menghapus worm BOT saingannya dalam sistim yang terinfeksi. Ini telah menjurus pada perang Worm dan kita akan menemukan banyak lagi varian yang akan bermunculan dan menulari para pengguna hingga semuanya memakai patch," paparnya panjang.

Trend Micro, produsen software antivirus untuk pengamanan konten serta layanan internet memang telah mengumumkan penemuannya atas enam worm ‘BOT’. Worm tersebut memanfaatkan celah keamanan pada sistim plug and play Microsoft.

Keenam worm tersebut adalah: Worm ZOBOT.C., Worm ZOBOT.D., Worm RBOT.CBQ., Worm RBOT.CBR., Worm SDBOT.BZH., dan Worm DRUDGEBOT.A.

Ke-6 ‘BOTS’ tersebut memiliki kemampuan menggandakan, diri melalui jaringan komputer yang telah terinfeksi tanpa diketahui penggunanya. Akibatnya komputer yang tertular harus melakukan reboot terus menerus.

Sampel worm tersebut telah berhasil diperoleh Trend Micro dalam waktu 24 jam. Sampel-sampel tersebut berasal dari kasus penularan yang terjadi di Kanada, Amerika Utara, Brazil, Jepang dan Filipina. Sampel-sampel yang diterima menunjukan bahwa industri yang banyak terserang worm adalah industri pangan, pengaman elektronik, minyak dan gas, penerbangan, perbankan, telekomunikasi dan kesehatan.

Dalam soal angka penularan, Amerika Serikat tercatat sebagai yang tertinggi. Dengan 2.095 kasus penularan Worm ZOTOB D dan 2.225 kasus penularan Worm RBOT.CBQ. Worm yang disebutkan terakhir ini berhasil dikarantina di desktop pengguna.

Zotob & Rbot, setali 3 uang men…

Thursday, August 18th, 2005

Baca aja ndiri, bingung-bingung sekalian !!!!!!!!!!!

Computers across the United States have
been hit, including those at cable news station CNN, television network
ABC and The New York Times. Tokyo-based antivirus company Trend Micro
blames the havoc on various worms, including the Zotob worm that hit the Internet over the weekend and new variants of the Rbot worm.

Some security researchers claim the outbreak
is tied to a "war" between rival virus writers. "We seem to have a
botwar on our hands," Mikko Hypponen, chief research officer at Finnish
software security firm F-Secure said in a statement issued on
Wednesday.

"There appear to be three different
virus-writing gangs turning out new worms at an alarming rate, as if
they were competing to build the biggest network of infected machines,"
he said.


All of the worms exploit a security hole in the plug-and-play feature in the Windows 2000 operating system. Microsoft offered a fix
for the bug as part of its monthly patching cycle last week. The
software maker deemed the issue "critical," its most serious rating.

"It seems like every couple of minutes a
new variant comes in. We cannot pinpoint the infections to one
variant," Joe Hartmann, director of the antivirus research group at
Trend Micro, said on Tuesday. "We are still gathering infection
reports. It is coming globally."

Symptoms of infection include the repeated shutdown and rebooting of a computer, Trend Micro said.

Microsoft is investigating the reports of
the worm outbreak, the company said in a statement. It lists
"Worm_Rbot.CEQ," an Rbot variant, as the possible cause of the trouble.

The company also sought to downplay the
threat and said Windows 2000-based PCs running the latest patch are
protected. "Zotob has thus far had a low rate of infection. Zotob only
targets Windows 2000. Customers running other versions such as Windows
XP, or customers who have applied the MS05-039 update to Windows 2000
are not impacted by this attack," the company said in a statement
issued Tuesday.

Inside job
The multiple worms are hitting individual organizations rather than
computer users at large, said Johannes Ullrich, chief research officer
at the SANS Institute, an Internet security training and research
outfit.

"These worms are not having
an impact on the Internet," Ullrich said on Tuesday. "They do have a
substantial effect on organizations running Windows 2000 without last
week’s Microsoft patch installed."

The pain is being felt "on
the inside," agreed David Cole, the director of product management at
Symantec Security Response. The worms might slither onto the networks
of companies with Windows 2000 systems from an infected laptop that has
been used outside the corporate firewall, for example, he said.


"It gets inside an organization and then it bounces around and wreaks havoc," Cole said.

The New York Times has been hit by the virus,
but the assault has not impacted the delivery of the news, said a
spokeswoman for the publication.

"The Web site was not affected and newspaper
production will not be affected," the representative said. The internal
systems of the paper are "operational," the representative added, but
she did not state what degree of impact the worm had had on its
internal operations.

Walt Disney’s ABC News and Time Warner’s CNN confirmed in postings to their Web sites that their computers had been hit.

Which worm done it?
Experts have different opinions on the cause of the latest infections.
The SANS Internet Storm Center, which tracks network threats,
attributes Tuesday’s trouble to Zotob, which keeps mutating and finding
new victims. "As seen with prior TCP worms, it is reaching its peak
around three days after the outbreak," SANS said on its Web site.

The security issue exploited
by the worm also affects the newer Windows XP and Windows Server 2003,
but only PCs running Windows 2000 are susceptible to a remote attack,
Microsoft has said.

There are desktop and server versions of
Windows 2000, which was released in 2000 for business users rather than
consumers. More

belajar lagi !!!!

Thursday, August 18th, 2005

sore ini jam 3, ada tamu dr jatim(sidoarjo), dosen sih, tp ahli Delphi.dulunya dia dosen fisika disini trus pindah universitas. skrg dtg lg, tp kapasitasnya sbg tenaga ahli Delphi, jd kami2 ini mau belajar lg ceritanya, mulai malam ini sampa hr minggu ntar..
wah asyik bgt pokoknya, abisnya kapan lagi bs dapat ilmu dr seorang programmer Delphi? di Jatim aja dia diakui kok..sayang bgt unpar melepasnya, padahal dia aseet penting bg universitas. tp ya itulah, sistem disini msh blum bisa memberikan pengakuan terhadap org2 berbakat…
btw, mulai mlm ini sampe hr minggu, begadang trus,….sampe pagi yang penting dpt ilmu baruu……

PHP ama linux

Wednesday, August 17th, 2005

napa juga ya aq mesti blajar PHP, itu tuh, buat bikin web yg berbasis server…padahal pake html jg bisa…tp kl dipkir2 enak jg, soalya bs blajar bahasa pemrograman. di ktr semua pc mo dganti linux, pusinglah yg masih awam linux, termasuk aq jg, hehehee….drpd ntar dirazia kan mending migrasi ke linux, tambah ilmu gitu….